Tripolia.id – Industri pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak dengan adanya pandemi covid 19. Banyaknya pelaku industri yang terdampak membuat Wakil Ketua MPR RI dari Jawa Tengah, Lestari Moerdijat, SS, MM menginisiasi diadakannya Forum Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema ‘Pariwisata dalam Pandemi, Wisatawan Lokal Sebagai Tiang Bangsa”. Acara diskusi diadakan bekerja sama dengan Universitas Semarang dan dilaksanakan di Arah Awan Roftop Coffee bar.

Lestari Moerdijat
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat Gelar FGD Membahas Pariwisata

Acara diskusi diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari MPR RI, para pakar, tokoh masyarakat, influencer, insan pers hingga berbagai stakeholder dalam bidang pariwisata dengan menghadirkan 3 narasumber utama yaitu Lestari Moerdijat selaku Wakil Ketua MPR RI, Bp Andi Kridasusila, SE, MM selaku Rektor Universitas Semarang dan Bp Setyo Irawan selaku perwakilan dari Dinas Pemuda dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Ibu Lestari Moerdijat menyampaikan bahwa pandemi covid 19 ini membawa perubahan besar terutama dalam industri pariwisata. Selain pelaku wisata, pemasukan devisa negara pun terpengaruh dengan adanya pandemi covid ini. Tetapi mbak Rerie tetap mengajak stakeholder di bidang pariwisata untuk tetap optimis karena setelah pandemi berakhir sektor pariwisata akan menjadi yang pertama bangkit.

FGD Wakil Ketua MPR RI Universitas Semarang
FGD Membahas Pariwisata Dalam Pandemi di Universitas Semarang

Dalam paparan berikutnya Bp Andi Kridasusila menyatakan bahwa pelaku industri pariwisata harus tetap optimis dalam menghadapi pandemi. Universitas Semarang sendiri yang merupakan salah satu universitas dengan jumlah mahasiswa terbesar di Jawa Tengah sekarang ini baru saja membuka jurusan baru yaitu jurusan ilmu pariwisata. USM berkomitmen memajukan industri pariwisata dengan memberikan support utama dari bidang akademis. Disisi lain pak Setyo Irawan dalam paparan menyampaikan bahwa di Jawa Tengah sendiri dalam masa pandemi ini objek wisata yang berada dalam 3 besar kunjungan wisatawan adalah Candi Borobudur, Lawang Sewu dan Kawasan Kota Lama Semarang.

Muhammad Yogi Fajri salah satu peserta FGD yang mewakili bersukaria tour menyampiakan bahwa ketika pandemi seperti ini mereka mencoba menawarkan sesuatu yang baru yaitu wisata virtual. Perjalanan ke tempat heritage yang disajikan melalui aplikasi online sekarang ini tengah terus dicoba ditawarkan kepada wisatawan untuk dapat mengurangi rasa jenuh ketika pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *